Sarasehan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-195 Tingkat Kapanewon Pleret Mengulas Asal Usul Pleret dalam Jejak Sejarah dan Legenda Sultan Agung

Pleret – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-195, Pemerintah Kapanewon Pleret menyelenggarakan Sarasehan Tingkat Kapanewon Pleret pada Jumat (17/07) malam yang bertempat di Balai Kalurahan Pleret. Kegiatan ini mengusung tema "Asal Usul Pleret dalam Jejak Sejarah dan Legenda Sultan Agung" sebagai upaya menggali, melestarikan, dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap sejarah serta warisan budaya yang dimiliki wilayah Pleret.

Sarasehan dihadiri oleh unsur Forkopimkap Pleret, Lurah se-Kapanewon Pleret, tokoh masyarakat,  pamong Kalurahan Pleret, serta seluruh karyawan dan karyawati Kapanewon Pleret.

 

 

Dalam sambutannya, Panewu Pleret menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah, meneladani nilai-nilai perjuangan para pendahulu, serta memperkuat jati diri masyarakat melalui pelestarian warisan budaya.

Mengangkat tema "Asal Usul Pleret dalam Jejak Sejarah dan Legenda Sultan Agung", sarasehan mengulas perjalanan Pleret sebagai salah satu kawasan penting dalam sejarah Kerajaan Mataram Islam. Pleret dikenal sebagai pusat pemerintahan pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyakrakusuma, yang meninggalkan berbagai jejak sejarah berupa situs-situs budaya dan nilai-nilai luhur yang masih terpelihara hingga saat ini.

Narasumber dari BPKCB Kerto Pleret  memaparkan bagaimana Pleret berkembang sebagai kawasan strategis pada masa Mataram Islam, sekaligus menjelaskan berbagai legenda yang berkembang di tengah masyarakat mengenai Sultan Agung. Paparan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai sejarah lokal sekaligus meluruskan berbagai cerita rakyat dengan berdasarkan sumber-sumber sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

 

Selain menjadi media edukasi, sarasehan juga menjadi ruang dialog antara narasumber dan peserta. Berbagai pertanyaan, pandangan, serta pengalaman masyarakat mengenai sejarah Pleret turut memperkaya diskusi. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya kepedulian masyarakat terhadap upaya pelestarian sejarah sebagai bagian dari identitas daerah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kapanewon Pleret berharap nilai-nilai kepemimpinan, semangat persatuan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya yang diwariskan oleh para pendahulu dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Sejarah tidak hanya dipandang sebagai cerita masa lalu, tetapi juga menjadi inspirasi dalam membangun masa depan yang lebih baik.

 

Sarasehan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-195 yang bertujuan memperkuat rasa memiliki terhadap daerah, menumbuhkan kebanggaan akan sejarah lokal, serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan budaya yang menjadi identitas Kabupaten Bantul, khususnya Kapanewon Pleret.